Pertemuan ke13 Alpro

Pada pertemuan keduabelas kali ini qt mempelajari tentang searching dan sorting
Searching dan Sorting

Mungkin permasalahan pencarian (searching) merupakan permasalahan yang sering dijumpai.
Searching adalah usaha untuk mencari satu atau lebih data dengan mengikuti aturan atau kriteria tertentu.Searching dilakukan untuk 2 (dua) tujuan:
Memastikan keberadaan suatu data.
Menghitung banyaknya suatu data.
Kecepatan proses searching tidak ditentukan oleh berapa lama waktu yang digunakan untuk mencari suatu data, akan tetapi berapa jumlah langkah dalam mencari suatu data.
Hasil pencarian adalah salah satu dari tiga keadaan ini :
data ditemukan,
data ditemukan lebih dari satu atau
data tidak ditemukan
Sorting bisa didefinisikan sbg proses pengurutan data yang sebelumnya disusun secara acak sehingga menjadi tersusun secara teratur menurut suatu aturan tertentu. Sorting yang kita terapkan menggunakan tipe data array agar pemahaman serta pengimplementasiannya lebih mudah. Pada umumnya terdapat
dua jenis pengurutan :
– Ascending (Naik).
– Descending (Turun).
Contoh :
Data : Array [1..6] of Byte = (22, 10, 15, 3, 8, 2);
Data Acak : 22 10 15 3 8 2
Terurut Ascending : 2 3 8 10 15 22
Terurut Descending : 22 15 10 8 3 2
Untuk melakukan proses pengurutan tersebut dapat digunakan berbagai macam
cara/metode.

Beberapa metode yang sudah umum digunakan diantaranya adalah :
1. Bubble / Exchange Sort
2. Selection Sort.
3. Shell Sort.
4. Quick Sort.

 

Metode Pencarian Biner (Binary Search)
Metode ini digunakan jika sejumlah data telah diurutkan. Jika dibandingkan
dengan metode awal tadi metode ini jauh lebih cepat. Secara garis besar metode
ini bisa dijelaskan sebagai berikut. Urutkan dahulu sejumlah data. Lalu bagi dua
data-data tadi dengan jumlah data yang sama pada masing-masingnya. Kemudian
data dibandingkan dengan data terakhir dari subdata yang pertama. Jika data yang
dicari lebih keci, pencarian dilanjutkan pada sub data pertama dengan terlebih
dahulu membagi dua lagi data-data tersebut dengan jumlah yang sama. Tetapi jika
data yang dicari lebih besar dari data terakhir subdata pertama, berarti data yang
dicari kemungkinan terletak pada subdata yang kedua. Proses diatas dilakukan
berulang sampai data ditemukan atau tidak ditemukan.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s